Film: Habibie dan Ainun, Potret Cinta Sejati

Habibie dan Ainun

Habibie dan Ainun

… Kami berdua suami-istri dapat menghayati pikiran dan perasaan masing-masing tanpa bicara, semacam telepati …

… Saya bahagia malam-malam hari berdua di kamar: dia sibuk diantara kertas-kertasnya yang berserakan di tempat tidur, saya menjahit, membaca atau berbuat yang lainnya. Saya terharu melihat ia pun banyak membantu tanpa diminta: mencuci piring, mencuci popok bayi yang ada isinya …

Film baru besutan MD Pictures ini akan tayang 20 Desember di bioskop di Indonesia. Film ini sudah ditunggu-tunggu oleh banyak orang. Sama seperti larisnya buku karya BJ Habibie, film ini pun kayaknya bakal laris seperti kacang goreng. Cerita yang indah di dalam bukunya, drama percintaan Pak BJ Habibie dan Bu Ainun layak diapresiasi. Sebuah percintaan suci yang mungkin saat sekarang tidak bisa kita temui lagi, bahkan di pedesaan sekalipun.

Film berjudul HABIBIE & AINUN ini disutradarai oleh Faozan Rizal yang sebelumnya memegang posisi DOP (Director of Photography) dalam sejumlah judul film. Karya sebelumnya: QUEEN BEE, PERAHU KERTAS 1 dan 2 serta TENDANGAN DARI LANGIT. Dalam adaptasinya, sosok Pak BJ Habibie diperankan oleh aktor Reza Rahadian. Sedang Bu Ainun diperankan oleh aktris sekaligus penyanyi Bunga Citra Lestari.

Kisah tentang apa yang terjadi bila kita menemukan belahan jiwa dan hati. Kisah tentang cinta pertama dan cinta terakhir. Kisah tentang Presiden ketiga Indonesia dan ibu negara. Kisah tentang Habibie dan Ainun. Rudy Habibie seorang jenius ahli pesawat terbang. Ainun seorang dokter muda cerdas yang yang akhirnya memilih tidak berkarir dan lebih memilih mengurus Pak Habibie dan anak-anak mereka.

Berikut ini kutipan isi surat cinta pak Habibie kepada Ainun. Mungkin bisa ditiru oleh para pembaca semua :p

Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu. Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,dan kematian adalah sesuatu yang pasti, dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu. Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat, adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi…… “Saya dilahirkan untuk Ainun dan Ainun dilahirkan untuk saya”

……Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang. Pada air mata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang, pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada, aku bukan hendak megeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.

Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik. Mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.

Selamat jalan, Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya, kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada. Selamat jalan sayang, cahaya mataku, penyejuk jiwaku, selamat jalan, calon bidadari surgaku ….

BJ.Habibie

Jadi, segera merapat ya, 20 Desember ke bioskop kesayangan anda semua😀

1 Comment

Filed under Cerita Pribadi

One response to “Film: Habibie dan Ainun, Potret Cinta Sejati

  1. ini baru kisah cinta sejati yang tidak akan pernah padam dengan usia

Silakan tinggalkan pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s