Kuliah Salah Jurusan

Sudah sering kita dengar, mahasiswa pertanian malah kerjanya di lembaga survey, mahasiswa teknik malah kerja di bank, mahasiswa hukum malah menjadi marketing, dan lain sebagainya. Apakah salah? Boleh dibilang itu tidak salah, cuma kurang tepat. Apa gunanya bayar kuliah mahal-mahal tapi akhirnya ilmu yang diperoleh tidak dipakai. Kuliah dengan berdarah-darah, ehh.. akhirnya kerja di luar bidang yang dikuasainya. Apa yang salah disana?

Kebanyakan, mereka yang merasa salah jurusan, karena alasan berikut:

  1. Menuruti keinginan orang tua
  2. Mengikuti pilihan teman-teman
  3. Di luar alasan di atas, jurusan apa aja ga masalah, yang penting kuliah

Alasan-alasan itulah yang mendasari seseorang kuliah salah jurusan. Atau kah ada diantara kamu yang memiliki alasan lain?🙂

Untuk mengetahui bahwa kamu tidak salah jurusan, boleh dijawab pertanyaan berikut ini. Jawab dalam hati ya ..

  1. Apa alasan kamu memilih jurusan ini?
  2. Apa benar minat dan passion kamu ada di jurusan ini?
  3. Hal apa yang sudah kamu dapat selama kuliah selama ini?
  4. Apa kamu yakin di masa depan, dengan jurusan pilihanmu ini, karir kamu akan cemerlang?
  5. Apa kegiatan kamu di organisasi mendukung jurusanmu?
  6. Apa kamu menikmati kegiatan perkuliahanmu?
  7. Setelah kamu lulus, kamu mau kerja jadi apa?
  8. Setelah diterima kerja, apakah kamu yakin akan bahagia menjalani pekerjaan tersebut?
  9. Sampai usia berapa kamu akan menjalani pekerjaan tersebut?
  10. Udah itu aja🙂

Meskipun merasa salah jurusan, tetap nikmatilah prosesnya. Tetap selesaikan study-nya. Menyelesaikan study adalah bentuk tanggung jawab kepada orang tua yang telah membiayai kuliah sampai selesai. Kecuali jika memang orang tua tidak mempermasalahkan apakah study harus diselesaikan ataukah hanya sekedar mengejar ijazah semata.

Salah jurusan menyebabkan materi kuliah yang ada menjadi kurang disukai. Namun itu bukanlah halangan. Belajar tetap bisa dilakukan, tidak mesti harus di kampus, belajar di lingkungan jauh lebih penting. Saat ini banyak tersedia komunitas-komunitas yang menjadi tempat belajar. Ada komunitas wirausaha, komunitas pengembangan diri, dan lain sebagainya.

Intinya, salah jurusan bukanlah halangan untuk tidak maju. Justru bisa menjadi cambuk untuk diri agar senantiasa belajar menjadi lebih baik lagi.

SUKSES TIDAKNYA SESEORANG BUKAN TERLETAK PADA LATAR BELAKANG PENDIDIKANNYA. SUKSESNYA SESEORANG DITENTUKAN OLEH KEINGINAN DIA INGIN SUKSES ATAU TIDAK.

 

1 Comment

Filed under Cerita Pribadi

One response to “Kuliah Salah Jurusan

  1. Pingback: Patut Direnungi – Moehammad Imran

Silakan tinggalkan pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s