Jarang Sarapan Bikin Otak Keropos dan Pikun, Benarkah?

Sarapan mempererat kekeluargaan

Ilustrasi: Sarapan mempererat kekeluargaan

Sarapan ternyata penting bagi tubuh. Benarkah bila jarang sarapan membuat otak mudah keropos dan mudah pikun ketika tua? Apa saja manfaat sarapan? Apa saja resiko bila tidak sarapan? Kita coba bahas yuk🙂

Sarapan sering disepelekan oleh sebagian orang. Entah itu karena takut gemuk, sibuk karena pekerjaannya, atau terburu-buru harus berangkat bekerja. Banyak sekali alasannya. Semakin banyak alasan maka akan semakin banyak pula bahaya yang mengintai. Sebaliknya, dengan sarapan banyak manfaat yang didapat. Beberapa manfaat sarapan yaitu:

  1. Meningkatkan konsentrasi selama beraktivitas.
  2. Sarapan membantu mengontrol berat badan. Hal ini karena orang yang tidak sarapan cenderung akan makan lebih banyak di siang harinya. Hal ini tidak bagus. Lebih baik makan sedikit tetapi sering.
  3. Membuat badan sehat dan tidak mudah sakit. Apalagi seperti saat sekarang ketika musim hujan. Sarapan penting agar tubuh memiliki bahan bakar untuk membentuk sistem imun tubuh.
  4. Meningkatkan stamina saat bekerja.  Ya karena dengan sarapan, tubuh punya “bensin” sehingga tubuh bisa bekerja secara maksimal.
  5. Mengurangi rasa kantuk saat beraktivitas, rasa lelah berlebihan setelah beraktivitas serta meningkatkan koordinasi panca indera.

Sebaliknya, orang yang jarang sarapan akan menghadapi resiko berikut:

  1. Saat perut kosong karena tidak sarapan, tubuh tidak memiliki bahan bakar, sehingga nanti ketika siang datang (pukul 10-11) tubuh akan mulai merasa kelelahan dan perut keroncongan secara berlebihan.
  2. Konsentrasi berkurang. Hal ini berbahaya bagi pelajar dan mahasiswa yang masih bersekolah. Sebab, mereka akan susah menyerap pelajaran dari gurunya.
  3. Bila aktivitasnya berat (misal pekerja bangunan, petani, nelayan, dll), tidak sarapan akan membuat badan lemas, kepala pusing, lemah lesu, dan paling parah mata bisa berkunang-kunang bahkan pingsan.
  4. Otak menjadi keropos. Mereka yang jarang sarapan kadar gula dalam darahnya menurun. Kadar gula yang menurun membuat otak tidak memiliki cukup bahan bakar untuk bekerja maksimal. Karena suplai nutrisi kurang akibatnya kemampuan otak akan menurun. Dan kalau sudah parah, otak pun bisa menyusut.

Problem jarang sarapan biasanya dialami oleh mahasiswa. Dengan dalih menghemat uang saku atau sedang diet, mereka biasanya menggabungkan makan pagi dengan makan siang. Walaupun tujuannya baik yaitu untuk hidup hemat namun tindakan ini kurang tepat. Pagi hari bisa dikatakan sebagai Golden Time. Di waktu ini pikiran masih jernih dan biasanya inspirasi akan datang. Karena otak sedang aktif-aktifnya, maka ia membutuhkan nutrisi agar mampu berpikir keras. Apa jadinya bila tidak ada nutrisi? Iya, otak menjadi kekurangan makanan dan lama-lama bermasalah.

Dikutif dari DailyMail, mereka yang jarang sarapan, saat mereka berada di akhir usia dua puluhan, mereka sudah terdeteksi memiliki gejala penyakit jantung. Penelitian yang dilakukan di University of Tasmania ini merupakan studi lanjutan dan sebagai pelacak bahaya kesehatan jangka panjang. Dari 2184 responden yang dilacak tanpa mengonsumsi sarapan selama 20 tahun, kebanyakan dari responden mengaku lebih banyak mengonsumsi makanan berlemak tinggi dan kadar gula tinggi sebelum makan siang. Akibatnya, malah jadi cepat gemuk. Kalau sudah gemuk, resiko penyakit jantung mengintai.

Bahkan menurut mitos, orang yang jarang sarapan ketika tua ia akan mudah pikun? Benarkah mitos tersebut? Coba deh tanya kakek-nenek kalian, mereka yang sudah pikun dan yang belum, tanyakan kebiasaan mereka waktu muda dulu?😀

* Saran untuk mahasiswa, agar tetap hemat, lebih baik sarapan di waktu pagi, di waktu makan siang mending minum susu atau makan roti. Sehingga perut tidak dalam keadaan kosong.
* Saya baru saja menyelesaikan sarapan saya ketika memposting tulisan ini.
* Selamat sarapan ya kawan😀

Leave a comment

Filed under Cerita Pribadi, Quotes

Silakan tinggalkan pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s