Berdoa Di Kala Sehat Dan Sakit

Namanya manusia, sesehat apapun, serajin apapun ia berolahraga, serajin apapun ia memakan makanan yang bergizi, pastilah suatu saat akan jatuh sakit juga. Tidak mungkin tidak. Tubuh manusia adalah material yang memiliki keterbatasan. Tidak bisa dipaksa untuk bekerja terus menerus. Seperti halnya mesin, suatu saat bisa rusak, mur-nya kendor, pelumasnya habis, dan sebagainya. Dan butuh waktu untuk memperbaiki itu semua.

Abdul A’la at-Taimi rahimahullah berkata:

“Perbanyaklah memohon kesehatan kepada Allah ta’ala, karena orang yang diuji dengan sakit meskipun berat ujiannya tidak lebih berhak (memperbanyak) berdoa daripada orang yang sehat, dimana orang sehat tidak merasa aman dari ujian berupa sakit (orang sehat juga harus memperbanyak berdoa).

Dan orang yang sedang diuji dengan sakit pada hari ini, tidak lain adalah orang yang sehat pada hari kemarin. Dan orang yang akan diuji sakit esok hari tidak lain adalah orang sehat di hari ini.
(Fiqhul Ad’iyyah wal Adzkar, Syaikh ‘Abdurrazzaq al-Badr)

Demikianlah nikmat sehat, adalah salah satu dari dua kenikmatan yang seringkali manusia lalai pada keduanya. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam,

نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنْ النَّاسِ الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ

“Dua kenikmatan, kebanyakan manusia tertipu pada keduanya: Kesehatan dan Waktu luang…” (HR. Bukhari: 5933)

Mungkin seringkali kita tidak menyadari, bahwa ketika kita mengetik di komputer/laptop, mengetik di ponsel, men-stater sepeda motor, dan membuka kunci pintu rumah, dalam semua kegiatan yang dirasa simpel itu, tersimpan rasa syukur yang tidak tertandingi. Apa jadinya bila ibu jari yang kita sayangi ini putus, bukankah kita tidak bisa mengetik SMS di ponsel, tidak bisa men-stater sepeda motor, dan tidak bisa membuka pintu rumah. Apabila jari-jari kita yang panjang dan indah ini terputus, bukankah kita tidak bisa mengetik di laptop. Sungguh, dalam kegiatan yang sepele ini tersimpan rasa syukur yang amat sangat.

“Kenikmatan adalah keadaan yang baik, ada pula yang berkata bahwa kenikmatan merupakan perbuatan bermanfaat dalam bentuk melakukan kebaikan untuk orang lain” (Fathul Bari, Ibnu Hajar al-Asqalani)

Apapun keadaan kita hari ini, sehat atau sakit, berdoalah. Tidak lain tidak bukan, nikmat sakit diberikan pada kita supaya kita mampu beribadah dengan lancar kepada-Nya. Dan ketika nikmat sakit itu datang, sesungguhnya Alloh sedang menguji kita dan menghapus dosa-dosa kita. Maka manfaatkan kenikmatan pada hari ini untuk beraktivitas sebagai bekal akhirat kelak.

Leave a comment

Filed under Quotes

Silakan tinggalkan pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s