Pengalaman Seru di HoshiZora Forum #12

HoshiZora Forum #12

HoshiZora Forum #12

Senin, 01 Juli 2013 terasa begitu istimewa. Hari ini saya dan Mufid Salim  mewakili @YOT_Yogyakarta akan menuju KP4 UGM di Berbah, Sleman, Yogyakarta untuk menghadiri HoshiZora Forum #12. Kegiatan rutin yang dilakukan setiap 6 bulan sekali ini dihadiri sebanyak 287 Adik Bintang SD & SMP se-DIY dan Jateng. Pukul 06.30, saya dan Mufid sudah bersiap berangkat menuju KP4 menggunakan sepeda motor kami masing-masing.

Sampai di KP4 suasana hangat begitu kental terasa. Semua volunteer yang hadir memasang wajah optimis dan penuh sukacita. Tidak ada wajah yang kusut dan pesimis. Pepatah yang bilang “Semangat Itu Menular” itu benar adanya. Semua yang hadir begitu bersemangat. Bekerjasama dengan Jan Inc, kegiatan outbond hari ini tidak sabar untuk saya lalui.

Pukul 07.00 hingga pukul 07.30 terlebih dahulu dilakukan breafing. Dipimpin oleh Mas Denis breafing dilakukan untuk mengecek segala kesiapan outbond hari tersebut. Tidak lupa yel-yel penyemangat yang berbunyi: HoshiZora – Bermimpi.. Berjuang.. Bersama serentak dikumandangkan bersama.

Selesai breafing peserta dari Bantul, Gunungkidul, Kulonprogo, Sleman, dan Magelang mulai berdatangan. Kami menyambut mereka dengan teriakan keras. Sambil mengangkat tinggi-tinggi nomor kelompok. Satu-dua peserta mulai merapat ke kelompok saya dan kami pun berkenalan. Ada 7 peserta yang datang hari itu –1 orang absen dan mereka masih duduk di bangku kelas 3 dan 4 SD. Anggota saya hari itu ialah:

  1. Sakti, bercita-cita jadi Seniman.
  2. Rahmad, bercita-cita jadi Guru.
  3. Angga, bercita-cita jadi Pemadam Kebakaran.
  4. Ilham, bercita-cita jadi Polisi.
  5. Nabil, bercita-cita jadi Dokter.
  6. Aziz, bercita-cita jadi Polisi.
  7. Rizki, bercita-cita jadi Polisi.

Selesai berkenalan dan meneriakkan yel, kami berangkat menuju lokasi outbond.

  1. Pos Hutan Beracun
    Pos Hutan Beracun adalah pos pertama kami. Ceritanya, di hutan beracun ini para peserta mengalami keracunan. Akibat racun tersebut 2 orang mengalami kebutaan, 2 orang mengalami lumpuh, dan 3 orang mengalami bisu dan susah berjalan. Di pos ini peserta ditantang bagaimana caranya untuk mampu secara bersama-sama berjalan secara berkelompok menuju garis finis dengan berbagai kendala tadi. Akhirnya, kami mengambil strategi: orang yang buta menggendong orang yang lumpuh, sedangkan mereka yang bisu mengikuti dari belakang. Kegiatan games berlangsung seru meski kelompok kami sempat tercerai berai karena nafsu menuju garis finish yang begitu menggelora.
    Games ini sendiri bertujuan untuk membangun kerjasama dalam kelompok. Apapun tantangan yang dihadapi, sesama anggota kelompok tidak boleh saling meninggalkan. Diawali dengan kebersamaan maka harus diakhiri dengan kebersamaan pula. Nilai itulah yang ditanamkan kepada para peserta.
  2. Pos High Risk
    Pos High Risk berisikan tantangan melawan ketakutan. Para peserta diharuskan memilih untuk berjalan di atas tali, menapaki jalan melayang, atau berjalan di tali dengan tali terayun. Semua tantangan tersebut dilakukan dengan ketinggian sekitar 6 meter di atas tanah. Meski awalnya ketakutan, namun ke-6 anggota kelompok saya berhasil melewati semua tantangan yang ada. Ada 1 orang yang tidak bisa berpartisipasi di pos ini, yaitu Angga karena ia sedang sakit –jatuh dari sepeda sehingga diharuskan tangannya di-gips.
    Tantangan di pos ini bertujuan untuk melatih keberanian peserta. Ketakutan di tiap manusia memang selalu ada, dan wajar ada. Namun ketakutan itu haruslah dilawan.. Bila tidak dilawan maka selamanya ketakutan itu akan terus ada.
  3. Pos Kapal Juang
    Pos kapal juang, di pos ini kerjasama tim kembali diuji. Peserta diharuskan menjaga kapalnya –berupa koran 4 lembar yang diduduki secara bersama-sama. Peserta wajib menjaga agar hiu-hiu –yang terdiri dari panitia, agar tidak menggigiti ujung-ujung koran yang ada. Kelompok yang korannya habis tergigiti artinya kapalnya karam dan mereka kalah.
    Maksud dari permainan ini adalah dalam sebuah tim, kerjasama dan saling menjaga mutlak ada. Semua anggota berkewajiban menjaga apa yang jadi tanggungannya.

Setelah kegiatan di 3 (tiga) pos tadi selesai, peserta berkumpul di lapangan utama. Mengambil air wudlu dan sholat Dhuhur berjamaah bagi yang beragama muslim. Setelah sholat, kami ber-8 makan bersama, saat itulah kedekatan kami begitu terasa.

Keterbatasan waktu membuat kami harus terpisah. Pukul 14.00 peserta dipulangkan kembali ke daerahnya masing-masing menggunakan bis. Sebelum pulang tidak lupa foto bersama dilakukan. Dengan semangat Bermimpi, Berjuang, Bersama, kami meneriakkan yel ini. Meskipun saya akui mereka semua sudah kelelahan, namun semangat dari mereka tidak surut. Saya salut dengan mereka, adik-adik bintang HoshiZora.

Pengalaman hari itu terasa indah sekali. Berbagi inspirasi dan tawa bersama adik-adik bintang. Senyum anak-anak yang tidak mengenal pesimis dan melenggang dengan jumawa menuju impian mereka. Saya selalu mengagumi cita-cita seorang anak kecil, karena dalam diri mereka tidak ada ketakutan. Mereka yakin bahwa apa yang mereka citakan akan tercapai. Kalau mereka berani, kenapa kita yang dewasa mesti takut?😀

***

Untuk mengetahui lebih jauh tentang HoshiZora Foundation, atau ingin menjadi Kakak Bintang silakan hubungi:

HoshiZora Education Center (HEC)
Kalakijo, RT 04, Guwosari, Pajangan, Bantul,
Yogyakarta, Indonesia 55751

Telp : +62-274-646-1699
SMS : +62 8880 272 1414 / +62853 2569 2713
PIN BB : 320D35F7
Email : contact@hoshi-zora.org

GPS: -7.8926, 110.301608

Jadilah Kakak Bintang dan bantu Adik Bintang kita untuk tetap bersekolah setinggi mungkin🙂

Leave a comment

Filed under Cerita Pribadi

Silakan tinggalkan pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s