Layaknya angin, ketika hidup ibarat perahu

Bagaimana cara menjadi daun,
ketika hidup ibarat setetes embun.

Bagaimana cara menjadi hujan,
ketika hidup ibarat bertanam.

Bagaimana cara menjadi  bulan,
ketika hidup ibarat sebuah kegelapan.

Kita saling bertanya, apa sejatinya hidup.

Apakah
tentang sebuah jalan,
tentang sebuah cara berjalan,
tentang maksud perjalanan,
atau tentang tujuan perjalanan.

Aku tidak begitu mengerti tentang hidup. Jangankan tentang hidup, tentang diriku sendiri saja aku belum begitu mengerti. Siapakah Rohmat? Siapakah Syahru? Siapakah Romadlon?

Apakah kamu tahu banyak soal dirimu? Kalau kamu tahu, coba ajari aku. Tapi bila tidak, mungkin kita bisa saling belajar satu sama lain.

 

1 Comment

Filed under Cerita Pribadi

One response to “Layaknya angin, ketika hidup ibarat perahu

  1. Ikhwan putra muslimint-syech

    Keeren

Silakan tinggalkan pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s