Guru yang baik adalah petani

Yang berangkat ke sawah ketika Subuh datang, pulang ketika azan Dhuhur berkumandang, berangkat lagi setelah makan siang, dan pulang ketika petang menjelang. Malam hari digunakan petani untuk bercengkerama dengan keluarga, beristirahat, dan bersyukur. Bersyukur ia masih dapat makan, makan dari lahan sawahnya sendiri. Bersyukur karena soal makanan, ia tidak harus membeli.

Petani mengajarkan manusia untuk hidup dalam kesabaran, selalu berusaha, selalu menerima, selalu bermunajat pada Tuhan, bersyukur ketika rezeki datang, dan tidak berputus asa ketika cobaan Tuhan datang. Petani tidak pernah mengeluh, dalam tiap keadaan apapun ia tetap bersyukur.

Petani adalah malaikat yang dikirim Tuhan untuk melestarikan kehidupan. Bekerja setiap hari, 7 hari dalam seminggu, menyediakan makanan untuk penduduk di seluruh penjuru negeri.

Petani adalah guru terbaik di dunia. Yang tidak pernah menghitung untung rugi atas tanaman yang ia tanam. Panen melimpah ia syukuri, panen gagal ia anggap sebagai koreksi –barangkali selama ini, dalam diri si petani kurang bersyukur pada Tuhan selama ini.

My grandfather used to say that once in your life you need a doctor, a lawyer, a policeman and a preacher. But everyday, three times a day, you need a farmer.

5 Comments

Filed under Sosial

5 responses to “Guru yang baik adalah petani

  1. Baca novel ‘The Good Earth’
    Petani adalah pahlawan, orang-orang sukses dengan mengolah tanah hingga bisa berguna buat manusia.
    Tkajub sama petani yang luar biasa gigih.

Silakan tinggalkan pesan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s